Belajar Berbisnis Online & Trading Online di Internet

Tempat Belajar Bisnis Online di Internet Bagi Karyawan

Jenderal Itu Ingin Menjadi Presiden

Posted by Aji Monoarfa pada Februari 28, 2009

Calon Presiden – Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009. Beberapa nama calon presiden dari kalangan bukan praktisi politik langsung cukup banyak, beberapa sudah mendaftarkan diri untuk menjadi Presiden pada Pemilu Damai Indonesia 2009 ini. Diantarannya adalah Sutiyoso, mantan Gubernur DKI Jakarta, yang hingga saat ini masalah utama nya belum juga selesai, yaitu permasalahan banjir disetiap tahunnya yang selalu menghantui warga Jakarta.

Tapi dari judul diatas bukan Sutiyoso yang saya maksud.. Lalu siapa lagi Jenderal yang mengajukan diri menjadi presiden..?

Coba-coba ingat-ingat lagi seorang Jenderal di negeri ini yang sangat amat popular, khususnya bagi masyarakat Sumatera Utara. Jenderal yang sangat takut kalau Emak nya marah dan sangat mudah terkena penyakit malaria. OK… sampai disitu tentunya sudah ada gambaran siapa Jenderal yang saya maksud. Ya…. Dia adalah Jenderal Naga Bonar.

Loh.. bukankan dia adalah tokoh dalam sebuah film yang diperankan oleh Deddy Mizwar…? Ya… pemeran tokoh itu lah, Deddy Mizwar, yang saya maksud diatas. Dia akan mencalonkan dirinya untuk menjadi Presiden pada Pemilu 2009 ini atas Uncu Natsir, Master Campaign Deddy for President, akan melobi beberapa partai diantaranya Partai Buruh dan Partai Bintang Reformasi.

Deddy dalam orasi politiknya yang dikemas dalam acara Refleksi Jenderal Nagabonar di Taman Ismail Marzuki (TIM) mengatakan ” Saya jenderal Nagabonar untuk mengembalikan kedaulatan rakyat dan kedaulatan ke tangan rakyat. Dengan mewujudkan negeri, yang mengutamakan kepentingan rakyat”.

Artikel bebas dalam rangka Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009.

2 Tanggapan to “Jenderal Itu Ingin Menjadi Presiden”

  1. loh kok sampai jendral naga bonar ya :p tapi jadi pengen liat film naga bonar lagi ik

  2. arif said

    Apa kata dunia, mau dibikin apa negeri kita, emang seorang jenderal naga bonar bisa berbuat dalam bentuk nyata, menurut saya dinegara ini yang dibutuhkan seorang intelektual yang bisa membawa negara kita menjadi maju, bukan peran intelektual tapi nyata nyata intelektual, negeri kita jangan dibuat percobaan terus dan negeri kita bukan sebuah panggung sandiwara ataupun suatu adegan film, ini menyangkut bangsa, rakyat yang menjadib taruhannya, jangan jangan nantinya kijoko bodopun inginikut terjun dalam dunia politik dan mencalonkan diri menjadi presiden dengan dukungan goibnya berupa jin dan seperangkat gondoruwo, makin ga jelas saja negara kita, apakah itu bentuk sebuah demokrasi, seharusnya seorang pemimpin negara harus benar benar mem,p[unyai kompeten dalam memanage negara kita, jangan sampai dia hanya menjadi simbol atau boneka dari pihak pihak tertentu yang hanya ingin meraup keuntungan dari proyek maupun APBN kita, mumet kita bila memikirkannya …. hehehehee

    @jual tanah
    Iya.. antara peran intelektual dan seorang yang memiliki intelektual jauh berbeda. Juga perlu memiliki pengetahuan yang luas dalam memimpin negara ini. Tapi jangan lupa juga “Knowledge is power but Character is MORE”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: