Belajar Berbisnis Online & Trading Online di Internet

Tempat Belajar Bisnis Online di Internet Bagi Karyawan

Lion Air 900ER

Posted by Aji Monoarfa pada Juli 3, 2008

Perjalanan kali ini dibilang nyasar sih ngga.. dan juga bukan karena tidak pernah membuat planning untuk tujuan akhir sebagaimana yang sempat dielajari di 7 habit di kebiasaan ketiga (tapi kayanya ga nyambung ya..)

Kali ini lion air dengan no. penerbangan JT 354 tidak bisa mendarat di padang karena cuaca buruk, sebelumnya memang saya sudah dapat cerita bahwa penerbangan ke padang memiliki cerita tersendiri khususnya kalau mau mendarat, karena secara geografis lokasi lapangan terbang di padang dikelilingi oleh banyak gunung dan perbukitan sehinga memiliki tingkat kesulitan tersendiri untuk mendarat pada cuaca normal sekalipun. Dan kali ini cuaca dibawah hujan deras, tepat saat pesawat akan mendarat. Menurut co-pilot kondisi ini sangat beresiko dimana sangat mungkin terjadi perubahan angin secara tiba-tiba dengan kecepatan biasanya sekitar 20 knot yang menyebabkan pesawat oleng saat akan mendarat.

Setelah sempat berputar 2 kali akhirnya pilot memutuskan untuk mendarat (transit) di Polonia – Medan. Sampai di Polonia semua penumpang hanya menunggu di atas pesawat, serentak semua penumpang menyalakan HP untuk menghubungi pihak keluarganya … beberapa ada yang terlihat stresss , karena tidak bisa menghadiri acara keluarga sebagaimana janjinya untuk tiba tepat waktu, ada juga yang menjadi streeesss untuk kembali bekerja (padahal abis menjalankan cuti di Jakarta). Dengan bahasa yang khas padang…cuap-cuap sana sini sharing info

“Assalamualaikum…encu…(pamam kali artinya ya..), ambo nyangkut di medan…, tadi sore ambo barangke dari Jakarta jam ampe (jam 4 maksudnya ) tapi pesawat inda bisa mandarat jadi ambo minta maaf terlambat tiba dirumah encu…” kira-kira begitulah nuansa hingar bingar didalam pesawat..khas dengan bahasa “rendang:…

Disisi lain..ada keberkahan tersendiri bagi Lion Air….jualan minuman dan snacknya jadi laku alias laris…. Padahal sebelumnya dengan mengasong saja (sambil dorong-dorong jualannya) hanya beberapa saja yang beli… Cuma sayangnya waktu saya pesan pecel lele.. menu tersebut tidak tersedia..hm… padahal udah dingin begini (lupa bawa jaket)..enaknya makan pecel lele atau indomie rebus plus bandrek..

Kalau ingat pengalaman waktu diatas (saat mau mendarat di padang) melihat wajah-wajah penumpang sudah pada streesss….sepertinya masih bisa lebih baik stress karena index jatuh hari ini sedalam 3,86 % (91.86)…karena masih ada harapan balik lagi..tapi kalau pesawat yang jatuh….Ampu deh….!!!! 🙂

6 Tanggapan to “Lion Air 900ER”

  1. jaka dilaga said

    pak Adji kapan ditraktir pecel lele depan kantor?
    ato paling gak indomie+bandrek boleh deh…………..

  2. Zalukhu said

    Padahal sambil nunggu bisa ngajak Pramugarinya ngupi ngupi dulu lho mas.. hehe

  3. @jaka dilaga

    terserah kapan saja bisa…ga cuma makan aja kok minum + rokok saya traktir deh…

    @zalukhu

    Justru pramugarinya malah jualan snack, jadi jauh lebih sibuk. Mereka ngasong kejar setoran..:). Bro.. btw ada backlink murah tuh disini.. (visitornya 1000/hari loh…)

  4. xero said

    jual pecel lele di dalem pesawat? ide yang jenius!! besok coba jual aaah😀 hihihihihihi

  5. rudyahud said

    godain pramugarinya aja pak….asal istri ga marah…hehehe

  6. jaka dilaga said

    emang mas adji orangnya takut ma istriiiiiiiiiiiiiii

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: