Belajar Berbisnis Online & Trading Online di Internet

Tempat Belajar Bisnis Online di Internet Bagi Karyawan

Archive for Januari, 2008

googlef016b3a5bd2fcb79.html

Posted by Aji Monoarfa pada Januari 25, 2008

Iklan

Posted in Pribadi | Leave a Comment »

Rencana Awal Tahun 2008

Posted by Aji Monoarfa pada Januari 18, 2008

Meskipun hari ini bukan hari pertama di tahun 2008, tapi bukan menjadi alasan untuk tidak membuat Resolusi Pribadi untuk Tahun 2008 secara tertulis disini. Tujuannya agar ketika lagi DROP, Resolusi ini bisa menjadi penambah “darah” segar untuk bangkit lagi. Resolusi Tahun 2008 mungkin tidak perlu muluk-muluk setinggi langit sedalam lautan. Hal kecil saja namun hasilnya besar. SMALL IDEA to BIG WIN.

Melihat kebelakang ditahun 2007, hal yang patut untuk disyukuri antara lain :

Syifa, anak ku yang pertama, sekarang hampir berumur 2 tahun, semakin bertambah berat badan, cerdas dan semakin kritis (soalnya kalau dikasih tau sesuatu, bisa nanya 10 kali hal yang sama). Pertanyaannya Mana,…? Mana…? Mana..? 1bisa 10 X.. Baca entri selengkapnya »

Posted in Pribadi | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Investor Club Gathering

Posted by Aji Monoarfa pada Januari 8, 2008

Beberapa waktu lalu saya dapat informasi dari salah satu membernya Portalreksadana.com, ada gathering para investor Jakarta, nama acaranya Investor Club Gathering yang disponsori oleh BEI (Bursa Efek Indonesia, gabungan dari BEJ + BES). Pembicaranya adalah Direktur Schroeder, Bp. Miachel T. Tjojoadi *Maaf ya Pak Kalau salah tulis namanya* yang berdasarkan agenda akan sharing tentang “Proyeksi Ekonomi Indonesia Tahun 2008”.

Acara memang molor mulainya karena beliau harus mampir dulu di kantor nya untuk mengerjakan sesuatu, tapi acara tersebut tetap seru menderu karena yang hadir ternyata melebihi kapasitas (200 seat), diskusinya hidup, pembicaranya antusias sekali untuk berbagi, bahkan Pak Mic minta supaya BEI perpanjang lagi waktunya. dan akhirnya selesainya jadi jam 13.00an, itu juga sudah dikode dengan mati lampu ruangan.

Diawal Pak Mic, sudah menekankan bahwa dia tidak akan membahas tentang saham, namun lebih umum lagi yaitu ke sektor dan memang proyeksi tahun 2008 sektor pertambangan masih bisa dijadikan pilihan untuk dikoleksi bagi para investor. Yang menarik dalam diskusi tersebut adalah bahwa dalam melihat proyeksi perekonomian tidak semata-mata hanya melihat indikator makro ekonomi saja, namun juga perlu memperhatikan arah kebijakan politik pemerintah yang berkuasa, sehingga sering dikatakan bahwa political will is economic growth direction, yang tentunya juga diperngaruhi oleh kondisi regional dan global apalagi setelah adanya Sub Prime Mortgate di AS sana.

Tahun 2008, sektor pertambangan masih menjadi primadona sebagai pilihan dalam berinvestasi, meskipun diprediksikan gain yang dapat direalisasikan rata-rata hanya sampai 20% saja karena ada pengaruh perlambatan ekonomi global atas dampak dari Subprime Mortgate di AS dan juga kenaikan harga minyak dunia yang hampir mencapai US $100/barell.. ih….serem amat ya…!!! Sehingga dimungkinkan akan sangat volatilenya IHSG dalam merespon kondisi pasar baik didalam dan diluar negeri terlebih di dalam negeri sendiri, partai politik sudah memulai menambuhkan genderang untuk persiapan pemilu tahun 2009.

Selain itu, Pak Mic juga menekankan kepada mereka yang belum melek investasi coba untuk segera mencari informasi mengenai hal ini, karena apa yang dikatakan kebanyakan orang bahwa yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin adalah karena yang kaya menaruh dananya melalui Invetasi yang notabene secara jangka panjang telah memberikan kemampuan finansial yang berlipat-lipat, Pak Mic juga sempat menceritakan kekuatan Compound Rate, sedangkan yang miskin (tidak melakukan investasi), keuangannya digrogoti oleh besar inflasi. Ternyata, kita kadang tanpa sadar telah memiskinkan diri dengan menaruh uang kita ditabungan, meskipun memang ini cara aman untuk menyimpan uang, tapi ternayata daya beli uang kita semakin lama semakin menurun karena adanya inflasi sedangkan bunga yang didapatkan dari tabungan tersebut tergerus juga oleh pajak dan biaya bunga.

Pertanyaannya Kapan kita harus memulai untuk investasi…? Ya…semakin cepat semakin baik, dimulai dengan mengenali profile kita sebagai investor ada dimana. Karena bagaimanapun investasi itu tetap berpegang pada high risk – high return. Disarankan untuk memulainya dari yang paling rendah resikonya, misalnya di Reksadana Pendapatan Tetap, tapi jika kita ternyata memiliki profile yang tahan banting terhadap naik turunnya indeks….bisa saja langsung membuka rekening untuk Reksadana Campuran atau Reksadana Saham. Tentunya…memulai investasi ini juga memerlukan perhitungan yang matang, karena dana yang diinvestasikan sebaiknya dana yang memang bukan untuk “dapur”.

Pertemuan kali itu, diakhirin dengan cerita seorang nenek di Singapura berumur 80 tahun yang ingin menginvestasikan dananya kedalam reksadana saham, cerita ini memang lucu sekali, namun tetap ada pesan didalamnya yang membuka pemahaman bagaimana kita memahami profile resiko kita sebagai investor.

Diakhir pertemuan saya bertemu dengan Risyadmum, yang juga salah satu member di Portalreksadana.com, tempat pertama saya berkenalan secara on-line dengan para pembelajar investasi. Dan ternyata Risyadmum juga penumpang gelap di acara gathering tersebut dan bahkan buka cuma saya dan risyadmum saja, banyak juga yang “bergelap-gelapan” ria, karena banyak yang mengantri minta formulir menjadi member investor club diawal acara. Ini bukti bahwa informasi itu diburu…dan buat rekan-rekan yang masih berburu….coba deh main ke kesini untuk informasi seputar investasi di reksadana yang lengkap dengan laporan NAB nya.

Posted in Investasi | 7 Comments »