Belajar Berbisnis Online & Trading Online di Internet

Tempat Belajar Bisnis Online di Internet Bagi Karyawan

BCA Off Line, Nasabah banyak yang panik…

Posted by Aji Monoarfa pada Juli 21, 2007

Malam itu, tanggal 20 Juli 2007 sekitar jam 08.00, terlihat beberapa nasabah BCA sedang antri di salah satu ATM Mini Market di Jl. Raya Hankam, diantaranya adalah saya sendiri berada dalam antrian ke 5 menuju mesin cerdas bernama ATM. Saat memasuki barisan saya tidak menghitung berada di antrian yang ke berapa, tapi beberapa menit kemudian saya mulai menghitung, karena tersadarkan dengan antrian yang tidak maju-maju juga, padahal saya harus segera untuk membayar tagihan kartu kredit yang jatuh temponya adalah hari ini.

Beberapa nasabah yang antri di depan saya ada yang berhasil melakukan transaksi ada juga yang tidak, seorang ibu menggerutu “kok ga bisa transfer ya…? Tapi ambil uang bisa…!!!”. Mendengar itu saya mulai sedikit panik karena teringat tagihan beban bunga yang akan dikenakan Citibank kalau pembayaranya lewat jatuh tempo, padahal dana untuk pembayaran hanya tersedia di BCA saja, ,meskipun ada Bank lain yang juga dapat bertransaksi secara on line untuk pembayaran tagihan kartu kredit. Tapi masalahnya dananya kurang.

Akhirnya giliran saya untuk melakukan transaksi, dan seperti biasa saya memasukan PIN kemudian memilih pembayaran tagihan kartu kredit Citibank selanjutnya memasukan no. kartu dan nominal pembayaran, namun ketika saya tekan konfirmasi pembayaran muncul pesan ” Transaksi Anda Tidak Dapat diproses”. Khawatir terkena beban bunga saya lakukan sekali lagi, dan untuk kedua kalinya pesan tersebut muncul kembali.

Selanjutnya saya putuskan untuk mencari ATM BCA lain. Ada satu ATM di daerah kandang ayam (nama daerah aneh juga ya…mungkin dulu banyak pengusaha kanda ayam kali ya…!!!), saat masuk ruang ATM tersebut yang muncul di layar adalah angka “001” di sudut kiri atas sepertinya pertanda si mesin cerdas ini lagi “malas mikir”…hang ….!!!.. Akhirnya saya pergi ke Pondok Gede.

Dilokasi ini ada sekitar 6 ATM ditambah 1 ATM untuk transaksi Non Tunai, namun yang berfungsi hanya 2 saja, sedangkan yang lain muncul pesan ” Sementara ini, ATM ini tidak dapat digunakan untuk bertransaksi” dan akhirnya saya putuskan menggunakan ATM Non Tunai karena antriannya tidak terlalu banyak (Jangan2 nasabah BCA masih ada yang ga ngerti pake Touch Screen di ATM Non Tunai ya…)

Sesaat setelah kartu masuk saya cek saldonya ternyata dana di rekening tersebut sudah berkurang sejumlah transaksi yang saya lakukan di ATM sebelumnya. Dengan penuh rasa kaget saya telpon istri saya di rumah untuk menghubungi Halo BCA (ini rekening punya istri….J), karena tidak sabar menunggu kabarnya saya juga menelpon Halo BCA dengan menjelaskan permasalahannya dan menjelaskan bahwa saya bertransaksi menggunakan ATM istri. Saya diterima oleh seorang operator bernama MARKO (yes… Bapak Marko). Dari Pak Marko saya menerima penjelasan bahwa memang saat ini sedang terjadi masalah diseluruh jaringan BCA sehingga tidak bisa memeriksa transaksi saya …apakah memang bermasalah atau tidak.

Anehnya, pada waktu yang tidak jauh berbeda istri saya dari rumah juga menelpon juga ke Halo BCA dengan no. yang sama 021-52 999 888 dan diterima oleh Bapak Timothy dan saya mendengarkan pembicaraan mereka melalui telpon yang satu lagi. Jadi sambil istri berbicara melalui telepon di rumah dengan Pak Timothy, saya juga menghubungi istri saya ke HP yang satu lagi mendengarkan pembicaraan mereka berdua. Penjelasan dari Pak Timothy berbeda dengan penjelasan Pak Marko (padahal call center yang dihubungi no.nya sama), Pak Timothy mengatakan bahwa transaksi belum berhasil dilakukan (tidak ada transaksi), namun ketika istri saya menanyakan saldo terkahir, Pak Timothy mengatakan tidak bisa akses data.

Jadi bingung…!!!$^&(#)%#&*%???? Kok bisa2nya satu nomor call center bisa punya jawaban yang berbeda pada saat yang bersamaan (Pak Marko dan Pak Timohty harusnya ngobrol dulu kalau mau jawab pertanyaan hehehee….) Tapi yang pasti saya jadi punya kesan bahwa para operator tersebut suka ASBUN (Asal Bunyi) kalau jawab pertanyaan nasabah sekiranya sistem mereka sedang bermasalah. Jawaban Pak Marko meskipun singkat namun jelas dan tidak bertele-tele kalau ternyata data tidak bisa diakses dari pada Pak Timothy yang coba menjawab tapi malah bikin nasabah bingung.

Saran saya bagi BCA, sebaiknya dibuatkan pengumuman pada mesin ATM sekiranya ada masalah dengan salah satu layananya sehingga nasabah tidak terjebak pada transaksi yang bermasalah tersebut, misalnya pengumuman yang menyatakan “sementara ini hanya transaksi penarikan tunai yang dapat dilayani, sistem kami sedang dalam perbaikan khususnya masalah pembayaran dan pentransferan”. Nah dengan begini harapannya nasabah tidak merasa bingung karena terjebak pada transaksi sistem yang sedang bermasalah.

Tulisan ini ditujukan untuk memberikan masukan agar BCA sebuah Bank besar menjadi lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada nasabahnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: