Belajar Berbisnis Online & Trading Online di Internet

Tempat Belajar Bisnis Online di Internet Bagi Karyawan

Why I am Special………..????

Posted by Aji Monoarfa pada Juli 9, 2007

Ternyata tulisan ini terlambat diposting ikutan kontesnya Mba Jennie, kelamaan nongkrong di draft tapi tidak apa-apa postingan tetap jalan di blog ini. Tetap Semangat.

Memang Gue Special (paling tidak buat diri sendiri)

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya ketika saya harus menulis dengan judul diatas, apa yang saya harus tulis, bagian mana dari diri saya yang bisa membuktikan kalau saya ternyata memang spesial. Menilai menjadi manusia, diri, teman, sahabat, anggota keluarga, ayah, suami yang spesial bukanlah perkara yang mudah, terlebih harus menilainya sendiri dengan me recall semua yang bisa membuktikan hal tersebut.

Saya coba memulai dengan merenungi, menelaah rangkaian kata tersebut lebih jauh hingga pada akhirnya terlintas dalam benak sebuah awal kehidupan seorang manusia bernama Aji Monoarfa yang dilahirkan dari keluarga biasa-biasa saja dan latar belakang ekonomi cukup untuk makan bulan ini, (saya masih bersyukur tidak masuk latar belakang ekonomi cukup untuk makan hari ini), namun ayah saya seorang pejuang bagi keluarga untuk menghidupi keluarga secara layak.

Awal kehidupan saya dimulai di alam rahim ketika bersama-sama ribuan bahkan jutaan calon manusia berlomba berenang menebus untuk membuahi sel ovum dan menuju sebuah ruang yang hangat, lembut, nyaman kemudian bermuara pada satu kantong rahim, tempat yang mebuai dan meninabobokan dengan segala jenis perbekalan selama kurang lebih 9 bulan dengan penuh rasa kasih sayang dan peluh yang tak ternilai harganya. Sampainya saya dikantung rahim ini merupakan suatu anugerah dari Allah SWT dan merasa pantas untuk dicatat sebagai sebuah prestasi memenangi lomba menembus sel ovum dalam ruang yang sangat gelap dengan kompetitor yang berjumlah ribuah bahkan jutaan. Untuk itu pantaslah jika saya menyandang predikat manusia yang LUAR BIASA, yang tidak menjadikan kendala semua ketidaktahuan arah mencapai kantung rahim bahkan dalam kegelapan yang juga pasti dialami juga oleh semua manusia didunia ini pada awal kehidupannya sebelum sampai di kantung rahim. Kemudian dibuai dalam alam rahim dan akhirnya dilahirkan di salah satu bagian dari pelosok dunia yang tidak tercantum dipeta pada waktu itu (sepertinya hingga saat ini).

Saya dilahirkan dalam keluarga besar dengan 3 kakak kandung dan 1 adik kandung, pandawa lima sebagaimana cerita dalam dunia wayang. Saat lulus SMA pada tahun 1996 dari sebuah sekolah di Bogor Timur, saya tidak memiliki wawasan dan keterampilan yang dapat saya gunakan sebagai bekal kerja. Saat itu kondisi perekonomian keluarga sudah tidak memungkinkan bagi saya untuk kuliah karena ayah saya sudah meninggal sejak tahun 1996 tepatnya saat saya duduk dikelas 3 SMA, sedangkan Ibu sebagai single parent tidak memiliki sumber pendapatan untuk menopang ekonomi keluarga, sehingga kami bertahan hidup dengan bekal uang pensiun dan jaminan kematian yang dari perusahaan tempat ayah bekerja.

Ada sebuah tawaran kursus bahasa inggris yan dibiayai oleh keluarga adik ayah yang sangat peduli dengan kehidupan saya dan keluarga, dan meminta saya tinggal dirumah orang tuanya untuk menemani dan menjaga mereka di masa senjanya. Tak ada kata tunggu, saya pun menerimanya dan memulai kursus hingga akhirnya saya bisa menyelesaikan hingga tingkat IV (intermediate).

Ini menjadi pengalaman pertama hidup jauh dari orang tua dan menata kehidupan sendiri secara lebih bertanggung jawab terhadap diri sendiri, dan orang disekitar saya. Rutinitas kegiatan saya lebih banyak membantu tante untuk berdagang sembako di pasar sejak pagi hingga menjelang magrib (sekitar jam 6 sore), setelah sebelumnya berberes rumah. Namun jika ada jadwal kursus saya membantu hanya hingga jam 2an karena jam 3 saya harus sudah berangkat menuju kampus di daerah kampung melayu. Untuk menambah uang saku, pulang dari kampus saya tidak langsung pulang, namun mampir ke sebuah pub di simpang permai untuk menjaga mobil pengunjung (markir bo…) di pub dan rumah makan cotto makassar.

Kerasnya hidup di kota TP ini, membentuk saya menjadi seorang yang tangguh dan kuat secara mental menghadapi keterpurukan yang amat sangat, kehilangan teman untuk berbagi dan juga tempat tinggal yang menjadi tempat bernaung selama di Jakarta. Namun kondisi ini tidak menyurutkan saya untuk tetap bisa berangkat ke kampus agar bisa menyelesaikan proses belajar hingga ke tingat 6 (advance), meskipun dengan biaya sendiri yang saya peroleh dengan menjual narkoba (niat untuk menyelesaikan kursus ini membutakan mata hati saya ….) hingga akhirnya saya memutuskan untuk berhenti pada tingkat 5 dengan alasan biaya (hikmahnya saya tidak menjual narkoba lagi……Ironis memang).

Kembali ke rumah membuat saya merasa home sweet home. Saya menganggur sekitar 6 bulanan. Selama proses mencari kerja lebih banyak waktu saya gunakan untuk berlatih menggunakan spreassheet dengan spesifikasi komputer 386, memori 8 Mb sistem operasi windows 3.11 (kunoooo abis….). Mengingat tidak punya uang untuk membeli buku latihan spreadsheet, pilihannya adalah meminjam pada seorang teman yang memiliki buku komputer cukup lengkap, modal saya hanyalah pergaulan dan beberapa batang rokok untuk “nyogok” (baca bertamu, ujung2nya pinjam buku).

Disana saya mulai mengenal buku-buku lain tentang pengembangan diri dan motivasi, “How to win people” nya Dale Carnegie misalnya, namun saat saya belum begitu aware mengenai hal ini hingga pada akhirnya saya pun “rakus” membaca jenis buku ini saat menjelang tidur. Dan akhirnya ketemu buku Mba Jenni, meskipun ini hanya sebuah buku namun memberi dampak besar terhadap perubahan pola pikir saya sebagai bahan belajar merubah mindset. Selain itu yang mendorong ingin segera melahap buku ini adalah merasa lebih dekat dengan berkomunikasi dengan penulisnya.

Memang buku ini tidak bisa merubah pola pikir siapapun kecuali pola pikir orang itu ingin berubah dengan mempraktekannya. Eh…kok jadi ngomongin buku (….habis masih ada juga yang komentar negatif atas itikad baik penerbitan buku ini…*%*%^&$%!!!????).

Kembali ke “Laptob”…….

Lintasan memori diatas menjadi dasar bagi saya untuk bangkit kembali saat down dihantam segala kendala dalam hidup bahkan hingga pada titik terendah “dipandang” menjadi sampah masyarakat (mungkin mereka hanya melihat sisi luar kalau aku pengangguran tanpa tau apa aktivitas diluar). Gini-gini saya pernah ngajar taekwondo di beberapa unit SD di kota TP lho…!!!!

Alhamdullilah, saat ini saya sudah bekerja disalah satu perusahaan yang cukup besar dan hidup besama seorang istri cantik berjilbab dan seorang anak yang cerdas, setidaknya perkembangan motoriknya lebih baik dibandingkan anak-anak seumurnya.

Terimakasih Tuhan… ternyata kesulitan, cobaan yang pernah ku alami sebelumnya telah mendidik aku lebih bersyukur, tabah untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Terimakasih untuk para pengunjung pub eldorado untuk tips parkirnya dan selamat tinggal “barang haram” dan Simpang Jalan Permai dan Enim… (waduh kok kayanya mataku jadi basah ya…)

4 Tanggapan to “Why I am Special………..????”

  1. Adi Prayitno said

    Tulisan Anda Mengharukan, tapi masa depan kita harus lebih baik dari masa lalu. Terus Belajar, Bekerja dan Berdoa, pasti Alloh membuka jalan kita. Amin.
    Saya sudah link Blog Anda. Terima kasih
    Salam Super….Fuuuuntastic…..
    Wass
    Adi Prayitno

  2. pekerjasdm said

    @Adi Prayitno
    Apa yang saya lakukan adalah sebuah proses, meskipun sebuah awal yang buruk tapi mudah2an berakhir sebuah kebaikan. Terimakasih untuk mampir ke blog saya. Saya akan link balik ke blog mas adi.

  3. Jennie said

    Saya sangat hargai postingan ini. Sangat menyentuh hati. Untuk ini, Anda adalah pemenang di dalam hati saya (dan Anda sendiri tentunya).

  4. ajimonoarfa said

    @ Jennie

    Terimakasih mba..untuk mampir dan membaca sepenggal postingan ku yang terlambat ikutan kontes “Why I Am Special”. Terimakasih untuk inspirasinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: